Tupai Pemberani dan Anjing Pemburu
"DOORRRR...!!" sebuah suara mengejutkan seekor tupai yang sedang mengupas kacang di dahan pohon tinggi serta burung - burung hutan berterbangan dari tempat nya. Rasa penasaran membuatnya beranjak turun dari dahan pohon untuk memeriksa keluarga dan kawanan tupai hutan lain yang tidak jauh dari lokasinya. Sampai lah dia pada lubang sangkar pohon milik ibunya dan terlihat ada beberapa kawanan tupai lainnya sedang berkumpul.
" sudah ku kata, ini akibat para tupai kawasan sungai " ungkap laporan salah 1 kawanan tupai.
" ada apa ? suara apa tadi ? " tanya si tupai
ibunya menjawab, " kita tau bahwa kawanan tupai sungai sering sekali mencari makan di pemukiman manusia, dan sepertinya mereka menyusuri hutan untuk memburu kita, nak "
sembari shock mendengar ucapan ibu, suara itu kembali terdengar ...
"DORRRR..." suara letupan senapan api diantara ranting dan dedaunan, suara tersebut yang sangat dekat dan beberapa diantara kawanan tupai bergegas menuju suara tersebut terkecuali sang ibu. Disaat sampai mereka mengintip dari ranting pohon besar dan melihat adanya seorang manusia dengan senapan api laras panjang dan seekor anjing pemburu.
" Oh tidak, itu pemburu yang menembak mati para babi hutan ! " ucap salah 1 tupai.
" ini akan menjadi petaka, apa yang harus kita lakukan, kabur ? " ucapan dilanjutkan oleh tupai lain.
si tupai menengok dan menjawab, " Jangan ! ini rumah kita dan pemburu itu salah memasuki kawasan, mereka seharusnya menyusuri kawasan sungai ! "
" lalu bagaimana caranya ? pemburu itu sudah hampir memasuki sarang kita ! " jawaban sontak dari tupai yang sudah sangat ketakutan.
" aku punya ide , akan ku arahkan mereka menuju kawasan sungai ! ", jawaban si tupai yang sangat berani sehingga pandangan kawanan tupai tertuju sembari terkejut
" kau memang tidak waras, dia punya senapan api ! bagaimana jika kau tertembak ? " ucap salah 1 tupai,
" PERCAYALAH PADAKU KAWAN !! " jawaban terakhir penuh percaya diri, kemudian si tupai meninggalkan kawanan tupai lainnya dengan gesit dan menuju pemburu yang sudah hampir menyusuri sangkar tupai hutan.
Sesaatnya sudah dekat dan selagi si pemburu berpisah tidak jauh dengan anjingnya, di ranting tepat diatas anjing pemburu si tupai melemparkan 1 buah kacang ke anjing tersebut. Anjing Pemburu terkejut sesuatu mengenai dirinya dan menengok sekitar. Merasa belum mendapatkan perhatian, si tupai kembali melemparkan kacang , " Tuk .. !! " tepat mengenai kepalanya.
Anjing Pemburu mengadah keatas melihat si tupai berdiri diatas ranting pohon besar.
" Kau diatas sana ternyata, bersiaplah untuk di buru !! " ucap anjing, sesaat ingin menggongong si tupai berkata,
" Tunggu, kau mencari tupai yang suka mencuri makan di pemukiman manusia kan ? bukan disini kau salah kawasan. ada di kawasan sungai sana... "
" Cukup !! Semua tupai sama saja !! " pembicaraan di potong si anjing pemburu dan kemudian dia menggonggong agar terdengar si pemburu,
Sontak pemburu menoleh ke arah suara gonggongan dan berlari, berharap anjingnya menemukan sesuatu.
"DOOORRRR ... !!! " Peluru senapan menembus gagang pohon hampir mengenai si tupai, tak pikir panjang si tupai berlari menuju kawasan sungai diikuti Pemburu dan Anjingnya.
"DOOORRR..." si tupai lompat melompat dari 1 gagang pohon ke gagang lainnya, terus berlari diantara pepohonan " DOOOORR.." tembakan pemburu terus meleset. Kelincahan tupai dan kecepatan anjing melampaui si pemburu sehingga dia harus tertinggal sedikit dari para hewan yang lebih cepat darinya.
Kemudian sampai sudah di penghujung hutan, terdengar suara riak air mengalir dan di sisi sebrang terdapat pohon besar diatas tanah yang gersang di ikuti banyaknya rumput liar.
Sesaat itu juga si tupai berhenti di pohon terakhir dekat sungai dan anjing pemburu menghentikan larinya sambil tergelincir terkejut melihat air didepannya.
" Lihat disanalah kawanan tupai pencuri tinggal !! " ucap si tupai pada anjing pemburu yang sedang melihat arah sebrang sungai.
Si pemburu yang baru saja datang menghampiri dan bertanya kepada anjingnya, " Hey kemana tupai tersebut", anjing pemburu itupun menoleh ke depan dan si pemburu ikut melihat ke sebrang sungai. Betapa terkejut nya di sebrang sungai terlihat sisa - sisa makanan berceceran di antara pepohonan dan rerumputan, diikuti dengan banyaknya tupai kawasan itu sedang bersantai, minum air bahkan ada yang baru saja membawa makanan dari arah pemukiman dan menaruhnya di lubang - lubang pohon sebagai cadangan makanan.
Si Pemburu geram, lantas dia mengisi ulang senapannya dan masuk ke sungai, jalannya pelan seperti burung yang siap memangsa , senapannya diarahkan ke beberapa tupai di sebrang dalam posisi siap menembak setelah keluar dari sungai.
"DORRR DOOORR DOOORR ..." Si tupai dan anjing pemburu hanya bisa melihat bagaimana si pemburu sedang beraksi diantara rumput liar dan tak satupun tembakannya yang meleset, wilayah yang terbuka tidak menyulitkannya untuk berburu.
Si Tupai turun dan menaiki punggung si anjing pemburu, " lihatkan, sudah ku bilang kawasan yang harus kau buru adalah disana " ucap tupai sambil menepuk leher si anjing pemburu.
" masih ada 1 tupai yang masih ada untuk di basmi .. " ucap anjing sembari menggoyangkan badannya agar si tupai terjatuh.
" tu..tuu..tunggu dulu.. " sesaat bangun dari jatuhnya, si tupai langsung kabur diikuti si anjing untuk mengejarnya meninggalkan si pemburu yang asik melakukan aksinya di sebrang sungai.
Aksi pengejaran terus berlanjut hingga mereka berada cukup dalam di hutan tersebut. Hingga akhirnya pengejaran oleh anjing pemburu terhenti karena adanya tebing besar menutupi jalan, merasa tersesat si anjing mengonggong memangil si pemburu dan berharap terdengar meski cukup jauh darinya. Si tupai pun berhenti dan melihat dari jauh, bagaimana kondisi si anjing pemburu sekarang, sebuah kesempatan besar untuk menyelamatkan diri bagi si tupai.
Tidak lama si tupai melihat ada pergerakan cepat di antara rumput tinggi dari arah berlawanan menuju lokasi anjing pemburu dan saat si tupai kembali untuk melihat, ternyata itu adalah sekelompok serigala !
" Oh tidak " tupai terkejut melihat mereka mengitari si anjing pemburu.
" HA HA HA HA , Santapan segar dari wilayah pemukiman, teman - teman" ucap pemimpin serigala berwarna putih .
" majulah aku tidak takut !! aku dilatih untuk seperti ini !! " ucap si anjing pemburu sembari menggonggong.
satu persatu serigala itu maju, mereka menggigit dan mencakar untuk melumpuhkannya. Anjing pemburu melawan dengan sangat berani akan tetapi jumlahnya yang banyak dan tenaga yang cukup besar untuk seekor serigala tidak mampu dia lawan terus menerus. Kondisi bulu yang rontok dan luka - luka di tubuh anjing pemburu membuatnya lemas.
Si tupai tidak tahu bagaimana cara membantu si anjing pemburu dan tidak lama datanglah kawanan tupai hutan lainnya.
" Hey !! bagaimana keadaanmu ? " ucap salah 1 kawanan tupai.
" Anjing pemburu itu, lihatlah dia di serang serigala, kita harus membantunya " ucap si tupai
" Sudahlah biarkan, dengan begitu tidak ada lagi anjing pemburu untuk melacak kita lagi " balas salah 1 tupai
" Justru dengan kita membantunya, dia bisa membantu kita suatu saat nanti. aku memiliki ide lagi, "
kemudian si tupai memberikan ide secara berbisik kepada mereka semua.
" Baiklah, semoga idemu berhasil, jika tidak kita akan mati diburu kembali " ucap salah 1 tupai.
setelah itu mereka berpencar mengitari lokasi anjing dan serigala tersebut dari atas pohon, mereka akan menjadi umpan untuk mengalihkan perhatian si serigala dan mengarahkan si anjing pemburu ke tempat aman.
" Tuk... " lemparan kacang mengenai salah 1 kawanan serigala
" hey .. apa itu ??!! " semua serigala menoleh ketas mencium aroma aroma mamalia kecil,
semua tupai berhamburan memutari batang pohon guna mengalihkan para serigala, merasa santapan lebih banyak akhirnya para serigala mengejar semua tupai itu menjauh dari anjing pemburu.
" Ayo pergi !! " ucap si tupai kepada anjing pemburu yang sudah sedikit lemas tidak menyia nyiakan kesempatan, dia kemudian berlari untuk menjauhi lokasi sembari mengikuti arah si tupai.
Cukup lama berlari tibalah ditempat awal mereka bertemu, dan si tupai berniat untuk berpisah.
" Pulanglah, kau anjing pemburu, janganlah kau membawa pemburu lain ini masuk ke dalam hutan ini "
tidak banyak berkata, anjing tersebut berjalan lemas menuju pemukiman dan tidak lama anjing tersebut terjatuh tidak mampu bergerak. Lantas si tupai menghampiri,
" apakah kau masih kuat ? " tanya si tupai
" terima kasih, setidaknya aku tidak mati dimakan serigala kotor " ucap anjing dengan rasa senang
tak lama terdengar suara langkah kaki, ternyata si pemburu itu sudah menyelesaikan tugasnya di sebrang sungai tadi dan membawa karung berisikan para tupai pencuri yang malang.
" pergilah tupai, aku akan baik - baik saja " setelah itu si tupai mendoakannya agar tetap selamat dan berlari menjauhi dirinya.
Melihat anjingnya berbaring lemas penuh luka, si pemburu terkejut dan berlari menghampirinya , tidak lama dia menggendongkan anjing tersebut dan berjalan pulang.
di hari itu kawanan tupai hutan melewati hari hari yang melelahkan dan meneggangkan. Esoknya terlihat si pemburu datang seorang diri membawa papan kayu, dan memasang tanda ...
" Awas Hewan Buas ".
Kawanan Tupai Hutan senang akan tanda tersebut, karena dengan begitu tidak ada manusia yang akan menganggu bahkan memburu di kawasan mereka. Tak terkecuali si Tupai yang pemberani, hanya saja dia merasa iba terhadap apa yang di alami si anjing pemburu. Dia tidak tahu apakah anjing itu selamat atau tidak, yang bisa dilakukan hanya berharap suatu bisa bertemu kembali.
- Banyak moral dan pesan dalam cerita ini, tergantung kalian mempercayai yang mana -

Komentar
Posting Komentar